Adsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense Indonesia

Dapat Uang Lewat Google AdSenseCAMP

>> 

Biasanya ornag yang pertama kali buat blog atau website, bingung untuk mempromosikan website mereka. Padahal dengan larisnya website atau blog mereka akan membawa keberuntungan untuk mereka. Karena dengan mendapatkan kunjungan rutin setiap hari dari berbagai orang di belahan dunia ini pasti akan tertarik untuk menginventasikan uang mereka untuk berbisnis melalui media internet. Salah satu dari media tersebut adalah dengan cara memasang iklan di blog atau website mereka.
Kamu ingin juga seperti mereka yang telah sukses mendapatkan uang dari internet?? Gampang sekali caranya... Kamu hanya perlu meng-KLIK iklan-iklan di blog ini, kemudian kamu akan mendapatkan instruksi lebih lanjut dari website tersebut.
Adsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense Indonesia
Sonic Run: Internet Search Engine

Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!

Artikel, islam, trik, tips, teknologi, dan download.

Join the TrafficZap Exchange

Next episode...... Next episode......

Bagi-bagi Uang di Internet

>> 

Aku mau bagi mesin penghasil uang buat kamu semuanya. Jika kamu tidak percaya silahkan mencoba sendiri. Jangan salahkan aku kalau ternyata kamukebanjiran uang disana-sini.Penasaran??? Pengin dapat uang dollar US? Pengin dapat milyaran rupaih kaya gayus, eh salah. Tenang aja, insyaAllah ini Halal kog. Mau mencobanya?
OKEY LET'S GO!
Silahkan kamu klik gambar di bawah ini dan ikuti petunjuk dari situs tersebut.

Artikel, islam, trik, tips, teknologi, dan download.Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
Get 4Shared Premium!rock.comCO.CC:Free DomainEarn money from your website/blog by, selling text links, banner ads - Advertisers can, buy links, from your blog for SEO. Get paid through PayPalSearch Engine Submission - AddMeMasukkan Code ini K1-8Y2C8Y-Xuntuk berbelanja di KutuKutuBuku.com

SEMOGA SUKSES!!!

Next episode...... Next episode......

The Thirsty Crow

>> 

On a hot day, a thirsty crow flew over a field looking for water. For a long time, she could not find any water. She felt very exhausted almost giving up. Suddenly, she saw a water jug below her. She flew straight some water inside the jug.

The crow tried to push her head into the jug. Sadly, she found that the neck of the jug was the narrow. Then she tried to push the jug down fall the water to flow out. But she found that the jug was too heavy.

The crow thought hard for a while. Then looking around her, she saw some pebble. She suddenly had a good idea for that. She started picking up the pebbles one by one, dropping into the jug. As more and more pebbles field the jug, the water level kept rising. Soon it was high enough for the crow to drink. “Its working!”, she said.

Then she drunk the water and fly again in the sky.

Next episode...... Next episode......

Snow White And The Seven Dwarfs

>> 


Once upon time, there lived a little girl named Snow White. She lived with her aunt and uncle because her parents were dead.

One day she heard her uncle and aunt talking about leaving her in the castle because they both wanted to go to America and they didn’t have enough money to take her.

Snow White didn’t want her uncle and aunt to do that. So, she ran away from her house when her uncle and aunt were having breakfast. She ran away to the forest near her house.

Suddenly, she was very tired and hungry. Then she saw the little cottage in center of forest. She knocked the cottage, but no one answered so she entered the cottage and fell asleep in there.

Meanwhile, the seven dwarfs were coming home from they job. They entered they house. When they come inside, they found a beauty girl asleep on the bed.

When they wanted to touch her, suddenly Snow White woke up. When she opened her eyes, she saw the seven dwarfs around her. And then one of the seven dwarfs asked her, ”What’s your name?” “My name is Snow White”, said Snow White. Then the other dwarf said, “If you wish, you can live here with us.” Snow White was very happy when she heard that and she said, “Thank you very much.”

Then Snow White told the seven dwarfs. The whole story Snow White and the seven dwarfs lived happily ever after.

Next episode...... Next episode......

Inti Dakwah Syaikh Al Albani

>> 


Judul : Inti Dakwah Syaikh Al Albani
Penulis : Syaikh Muhammad Nashiruddin al Albani
Penerbit : Pustaka Darul Ilmi
Cetakan : Pertama, Mei 2008
Halaman : x +123

Risalah yang ada di buku ini pada asalnya adalah muhadharah ilmiyyah manhajiyyah yang disampaikan oleh Syaikh Albani rahimahullah di kota Mufriq, Yordania. Kemudian Syaikh Ali bin Hasan al Halabi al Atsari menyusunnya menjadi sebuah buku dan memberi catatan kaki padanya.
Banyak hal yang dapat kita ambil manfaatnya dari ceramah beliau yang dibukukan ini. Diantaranya adalah kewajiban berpegang kepada Al Qur'an, Sunnah Rasulullah, dan pemahaman Salafush Shalih. Inilah tiga pilar dakwah yang diserukan oleh Syaikh Al Albani.
Berikut ini saya kutipkan sebagian isi dari buku ini tentang berpegang kepada ketiga pilar tersebut. Saya kutipkan dengan meringkasnya.


[BERPEGANG KEPADA KITABULLAH, SUNNAH RASUL,
DAN PAHAM SALAFUSH SHALIH]
-------------------------------------------
Firman Allah (yang artinya):
"Katakanlah apakah sama antara orang yang mengetahui dengan orang yang tidak tahu?" (QS. Az Zumar: 9).
"Allah Meninggikan derajat orang orang yang beriman diantara kalian dan orang orang yang diberi ilmu beberapa derajat." (QS. Al Mujadillah: 11).
Lalu ilmu apakah yang Allah memuji para pemiliknya tersebut, dan para pemakainya dan orang-orang yang menempuh jalannya?
Jawabannya adalah seperti yang dikatakan Imam Ibnul Qoyyim Al Jauziyah
Ilmu adalah firman Allah, sabda Rasul-Nya
dan perkataan para shahabat, bukanlah kepalsuan
Ilmu bukanlah suatu upaya bodoh
untuk membuat pertentangan
Antara Rasul dan pendapat seorang ahli fiqih.
Sekali-kali tidak! Ilmu tidak untuk mengingkari sifat
Allah dan menafikannya agar terhindar dari tamtsil dan tasybih.
Jadi, definisi ilmu kita ambil dari kalimat dan dari syair di atas yang jarang kita dengar dari perkataan para penyair, karena syair ulama berbeda dengan syair para penyair. Beliau (Ibnul Qoyyim) adalah seorang ulama dan pandai bersyair dan beliau juga bersyair:

Ilmu adalah Allah berfirman, di tingkat pertama
Rasulullah bersabda, di tingkat kedua
Shahabat berkata, di tingkat yang ketiga
...
Yang sudah diketahui oleh para da'i bahwa Islam adalah Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya dan ini adalah benar. Tidak diragukan lagi. Namun bagaimana cara memahami kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya? Kekurangan inilah yang diisyaratkan oleh Ibnul Qoyyim dalam syairnya di atas. Beliau sebut setelah Al Qur'an dan Sunnah adalah Shahabat.
...
Mereka (shahabat) adalah generasi pertam dari tiga zaman yang dipersaksikan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam dengan kebaikan. Oleh Ibnul Qoyyim digabungkan setelah Kitab dan Sunnah. Namun apakah penggabungan ini berasal dari sekadar pikiran ijtihad dan istinbath beliau? yang memungkinkan terjadi kesalahan di dalamnya?

Jawabannya adalah tidak. Bahwa yang disampaikan oleh Ibnul Qoyyim bukan sekedar istinbath (mengambil kesimpulan hukum) dan juga bukan ijtihad yang masih ada kemungkinan kesalahan padanya, akan tetapi itu adalah i'timad (penyandaran langsung) atas Kitab Allah Ta'ala dan hadits Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam.

Adapun dari Kitab Al Qur'an adalah (yang artinya):

"Barangsiapa yang menentang Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, kami biarkan ia dalam kesesatan yang telah dilakukannya itu dan akan kami masukkan ke dalam Neraka Jahanam, dan itu seburuk-buruk tempat kembali." (An Nisaa: 115).

Dalam firman Allah Ta'ala: "Dan mengikuti jalan yang bukan jalannya orang-orang mukmin." Allah tidak mencukupkan Firman-Nya pada kata-kata: "Barang siapa yang menentang Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam setelah jelas kebenaran baginya," kemudian langsung menyebut: "...kami biarkan ia dalam kesesatan..." Tidak demikian redaksi ayatnya.

Akan tetapi Allah berfirman setelahnya: "... dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang beriman..." untuk sebuah hikmah dan maksud yang dalam.
...
Dan jika orang-orang yang menentang Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalannya orang-orang mukmin, diancam dengan adzab neraka, maka begitu pula sebaliknya: Orang-orang yang mengikuti jalan kaum mukmin mereka dijanjikan dengan surga.
...
Maka dari itulah kami katakan, khususnya pada zaman ini, zaman di mana pendapat dan pemikiran, madzhab-madzhab, partai-partai dan jama'ah-jama'ah simpang siur saling bertentangan sampai-sampai banyak para pemuda yang hidup dalam kegamangan tidak tahu kepada jama'ah apa ia akan bergabung dan dari sini akan datang jawaban dalam ayat dan hadits yang telah disebutkan; "... ikutilah jalannya orang-orang beriman...!" Namun apakah maksudnya orang-orang yang beriman di zaman sekarang kita ini?

Jawabnya tidak! Akan tetapi mengikuti orang-orang yang beriman pada zaman awal Islam yaitu zaman shahabat Salafush shalih. Merekalah yang seharusnya menjadi qudwah (contoh) kita dan bukan selain mereka di muka bumi ini, dengan demikian dakwah kami ditegakkan di atas tiga rukun utama yaitu di atas Kitabullah dan Sunnah Rasulullah dengan mengikuti pemahaman Salafush Shalih.
...
Saya yakin sebab dari banyaknya perselisihan yang terus diwariskan dari firqoh-firqoh zaman dahulu yang sudah dikenal, dan perselisihan zaman sekarang adalah mereka tidak merujuk kepada sumber yang ketiga yaitu pemahaman Salafush Shalih, dan semua mengklaim berpegang kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul!
Banyak saya dengar hal ini dari pemuda-pemuda yang bingung. Para pemuda itu berkata:

"Wahai saudaraku mereka mengatakan: 'Al Kitab dan As Sunnah' dan yang lain juga mengatakan 'Al Kitab dan As Sunnah!' Lalu bagaimana kita bisa memilah dan memilih yang benar?"
Jawabannya adalah Kitabullah dan Sunnah Rasul dengan pemahaman Salafush Shalih.

Barang siapa yang berpegang kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul tanpa berpegang kepada pemahaman Salafush Shalih maka ia sebenarnya tidak berpegang kepada Kitabullah dan tidak pula berpegang kepada Sunnah Rasulullah, akan tetapi ia berpegang, berpedoman kepada akalnya, kalau tidak saya katakan kepada hawa nafsunya!




Alhamdulillah, penjelasan dari Syaikh Albani di buku ini begitu jelas dan runut. Yang saya kutipkan pada ringkasan ini adalah kewajiban untuk berpegang kepada pemahaman para Salafush Shalih sebagaimana ditegaskan dalam surat An Nisa: 115. Dalam ayat tersebut dinyatakan keharusan mengikuti jalannya orang-orang beriman.

Siapakah orang-orang beriman pada ayat tersebut? Tidak lain adalah para shahabat. Karena ketika turunnya ayat tersebut (An Nisaa: 115) tidak ada orang-orang yang beriman selain dari para shahabat.
Maka inilah yang menjadi pilar yang ketiga, setelah berpegang kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul. Yaitu berpegang kepada pemahaman para shahabat, para salafush shalih. Barang siapa yang berpegang kepada Kitabullah dan Sunnah Rasul tanpa berpegang kepada pemahaman salafush shalih, maka ia sebenarnya tidak berpegang kepada Kitabullah dan tidak juga berpegang kepada Sunnah Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam.

Next episode...... Next episode......

Related Websites

Vistors

Locations of visitors to this page free counters

Blogger Blog Review at Blogged

Shout Box Comment

  © Roshid Theme by scenica.co.cc 2009

TOP  

skater