Adsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense IndonesiaAdsense Indonesia
Showing posts with label FORMASI. Show all posts
Showing posts with label FORMASI. Show all posts

Jalur Jihad Umat Muslim Untuk Palestina

>> 

Sebagai seorang muslim, kita akan bangga dengan akhir yang membahagiaka, yaitu mati syahid. Itulah yang mereka impikan dan yang kita idam-idamkan selama hidup ini. Mungkin menurut manusia, kita sudah mati syahid, akan tetapi apa yang Allah SWT kehendaki tentu lebih baik daripada yang kita lihat, yang kita dengar, maupun yang kita lrasakan.


Tak ada yang berharga selain iman. Untuk itu marilah kita bantu saudara kita di Palestina. Mereka dengan suah payah mempertahankan tanah mereka, hak mereka, dan amanah mereka dari kekerasan zionis Israel. Sejak beberapa puluh abad dan mungkin sejak beberapa dekade bahkan sejak beberapa zaman yang lalu, kedua bnegara ini saling berebut tempat atau wilayah untuk masing-masing negara.

Kita sebagai umat muslim wajib untuk membantu saudara kita yang sedang kesusahan, sedang dilanda perang untuk mempertahankan hak mereka. Apalagi kita (Bangsa Indonesia) yang mempunyai penduduk mayoritas muslim terbanyak di dunia, sudah sepatutnya kita membantu.

Jangankan mereka yang berperang, jika ada diantara kita saja yang bersedih atau dilanda musibah, kita harus membantu. Apalagi dengan saudara kita yang sedang berperang disana, kita harus membantu semaksimal mungkin yang kitabisa.

Kita batu dengan do'a dan usaha yang real untuk mereka. Sebagai cntoh saja, kita mengadakan aksi penggalangan dana untuk saudara kita di Palestina, kita mengadakan pengajian untuk saudara kita di Palestina, dan masih banyak lagi kegiatan lainnya yang bisa kita lakukan untuk mereka.

Bila ada yang ingin memebantu saudara kita disana dengan uang atau harta benda yang lain, silahkan transfer uang anda melalui No. Rekening MER-C seperti di bawah ini :




PEMBERITAHUAN REKENING MER-C
Dengan ini kami beritahukan bahwa, MER-C hanya membuat rekening di Bank Syariah Mandiri (BSM) , Bank Central Asia (BCA) dan Bank Negara Indonesia (BNI).
MER-C tidak pernah membuat rekening di Bank lain dan atas nama PRIBADI


Bank Syariah Mandiri (BSM), Cabang Kramat

a.n Medical Emergency Rescue Committee

No. Rek---009.0121.773---amanah Palestina

No. Rek---128.0011.802---amanah Kemanusiaan

No. Rek---128.0011.816---amanah Operasional


No. Rek---128.0011.820--- amanah Afghanistan

No. Rek---128.0011.833---amanah Pembangunan RS Timika, Papua

No. Rek---128.0011.847---amanah Aceh

No. Rek--- 128.0011.851---amanah Iraq


No. Rek---128.0011.864---amanah Keluarga Mujahid



Bank Central Asia (BCA), Cabang Kwitang

a.n Medical Emergency Rescue Committee

No. Rek---686.0099.339---amanah Kemanusiaan

No. Rek---686.014.1114---amanah Pembangunan Rumah Sakit Trauma Center

No. Rek---686.015.3678---amanah Palestina



Bank Negara Indonesia (BNI), Cabang Kramat

a.n Medical Emergency Rescue Committee

No. Rek---0140600983---amanah Pembangunan RS Towara, Galela



MER-C akan menyalurkan donasi Anda sesuai dengan amanahnya.

Kirimkan bukti transfer via fax ke 021-3159256 atau email ke merc@indosat.net.id Alamat e-mail ini diproteksi dari spabot, silahkan aktifkan Javascript untuk melihatnya dengan mencantumkan nama, alamat lengkap dan nomor telepon agar kami dapat mengirimkan bukti tanda terima dana kepada Anda.

Next episode...... Next episode......

Ayo Bangkit Bembali! Generasi Umat Akhir Zaman

>> 


Genderang perang salib telah ditabuh kembali. Pasca peristiwa 11 September beberapa tahun yang lalu, dengan dalih memerangi terorisme, Presiden Amerika George W. Bush mendeklarasikan, “This Crusade,this war on terrorism is going to take a while...” Ya, ‘Perang Salib ini, perang melawan akan memakan waktu lama...’ Sepertinya Bush tidak sedang terpeleset lidah, tetapi sedang mengungkapkan alam bawah sadarnya. Kalaupun ia berkilah bahwa ungkapan tersebut hanya sebuah ketergelinciran, sesungguhnya sikap-sikap yang ditunjukkan oleh Bush, Amerika, dan para pengikut mereka selama ini justru membenarkan pernyataan di atas.

Kekalahan dalam Perang Salib (Crusade) merupakan pukulan yang sangat berat yang diterima Barat dari kaum Muslimin. Meskipun mereka telah menghimpun segala kekuatan yang dimilikinya dan berhasil menduduki Al-Quds (Jerussalem) selama sekitar 88 tahun (1099-1187), pasukan Salib akhirnya hengkang dari dunia Islam, setelah mengalami kakalahan menghadapi kekuatan pasukan kaum muslimin di bawah pimpinan Shalahuddin Al-Ayyubi.

Memori kolektif inilah yang masih terus terpelihara di mata muluh-musuh Islam dan melandasi sikap merka. Mereka mebutuhkan semangat Crusade untuk self-defininition dan membangun motivasi; manusia perlu rival dan musuh. (Samuel P. Huntington, The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order, hlm. 130).

Tidak heran ketika Jenderal Geraud datang ke Suriah, setelah Prancis merebut Syria dari tangan Turki ustmani, ia memasuki Masjid Umayah di Damaskus, dan menendang makam Shalahuddin Al-Ayyubi, sambil berteiak, “Saladin, bangun! Kami kembali!” Cerita tentang Jenderal Geraud di makam Shalahuddin ini dikutip oleh Adian Husaini dalam bukunya Wajah Peradaban Barat dari Serge Latouche, The Westernization of the World (Cambridge: Polity, 1996, hlm. 5).
Klau demikian halnya lantas bagaimana seharusnya dengan kita, umal Islam? Sebagai insan beriman yang meyakini pesan ilahi:

Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka (QS. Al Baqarah : 120),
semestinya kita menyadari realitas ini. Untuk itu, buku Akankah Sejarah Terulang? mencoba untuk membangun kesadaran dengan menengok kepada akar sejarah permusuhan terhadap umat Islam.

Buku Akankah Sejarah Terulang? ditulis Dr. Muhammad Al-Abdah dan diterbitkan Al-Muntada Al-Islami---salah satu institusi dakwah paling terkemuka di London, Inggris. Dengan piawai Penulis menganalogikan serta melakukan komparasi langsung atas momen-momen penting masa lalu dengan realitas sekarang; untuk membuktikan hipotesis “perulangan sejarah” yang dia kemukakan pada pengantar buku ini.

Kalaupun buku itu tidak ada---dalam artian tidak pernah tertulis---, akankah kita akan terus menjadi umat yang selalu terpuruk? Akankah kita harus selalu begini? Selalu diinjak-injak oleh kaum Yahudi dan Nasrani.

Bagaimana perasaan orang-orang wilayah Jazirah Arab ketika Palestina sedang ditindas dan diinjak-injak oleh kaum Yahudi Israel? Kemanakah mereka selama ini? Apakah itu yang namanya saudara, seiman, seagama, sehati, dan se- se- yang lain. Bahkan negara tetangga dari Palestina pun hanya terdiam, terpaku, dan terpana ketika melihat saudaranya sedang ditindas oleh musuh besar mereka. Jangankan negara, organisasi terbesar dan yang paling berkuasa (PBB) di dunia saja takut dengan negara kecil tak punya lahan (Israel) dengan dibentengi Amerika.

Negara Islam Saudi Arabia pun hanya terdiam melihat kejadian yang sudah memakan waktu yang sangat lama itu. Dengan waktu yang sangat lama, juga memakan korban yang banyak pula. Tapi negara itu hanya diam karena takut minyaknya tidak laku ataupun terbeli oleh Amerika. Apa yang sebenarnya mereka takutkan? Mereka lebih takut kepada makhluk Allah daripada penciptanya sendiri.

Ketika Iraq mengembangkan teknologi nuklir, apa yang dilakukan oleh Amerika? Mereka mengecam negara Iraq dengan berbagai alasan yang tidak bermakna sama sekali. Sebenarnya mereka hanya takut jikalau seuat saat nanti kita (umat Islam) bangkit kembali dan mengusir mereka dari dunia ini.

Tak perlu kita menunggu kedatangan Imam Mahdi untuk memenangkan pertempuran ini. Tak perlu kita menunggu Allah sendiri yang menindak lanjuti kaum Yahudi dan Nasrani. Apakah kamu tidak malu kalu sampai Allah, pencipta kita sendiri yang turun tangan?

Mari kita bangkitkan kembali semangat jihad Nabi Muhammad SAW, Umar bin Al-Khattab, Umar bin Abdul Aziz, Shalahuddin Al-Ayyubi, Nuruddin Mahmud bin Zanki, dan generasi pemimpin yang sebelum dan sesudahnya! Jangan pernah lengah ataupun putus asa!

Next episode...... Next episode......

Do’a Terbaik dari Semua Do’a

>> 

Ini tentang do’a yang aku baca dari kutipan Ceramah KH Abdullah Gymnastiar. Mungkin ini bisa membantu kamu untuk lebih memaknai do’a yang kita panjatkan setiap kita sholat.

Sebaik-baik do’a yang harus engkau panjatkan kepada Allah, adalah apa-apa yang Allah perintahkan kepadamu. (Ibnu Athaillah)

Saudaraku, nikmat yang Allah karuniakan kepada kita sebenarnya
jauh lebih besar daripada nikmat yang kita minta. Saat kita meminta rezeki, pada saat bersamaan rezeki yang Allah curahkan jauh lebih melimpah. Saat kita meminta kebaikan, pada saat bersamaan kebaikan yang Allah berikan jauh lebih banyak dari yang kita duga. Hanya saja, keterbatasan ilmu dan ketertutupan mata hati, membuat kita jarang menyadari besarnya karunia tersebut.

Do’a yang kita mohonkan kepada Allah terbagi ke dalam empat tingkat. Tingkat pertama adalah do’a meminta dunia. Inilah do’a dengan tingkatan "terendah". Dalam do’a ini, tidak ada yang kita minta selain dunia, termasuk minta harta berlimpah, minta kedudukan, minta berhasil dalam bisnis atau pekerjaan, minta jodoh, dan sebagainya. Tidak salah kita berdo’a seperti ini, bahkan dianjurkan dan bernilai pahala.

Tingkat kedua adalah do’a minta pahala. Pada tingkatan kedua ini kita meminta agar Allah SWT membalas semua kebaikan kita dengan balasan berlipat. Puncaknya, kita meminta dimasukkan ke dalam syurga dan dijauhkan dari neraka. Do’a tingkatan kedua ini lebih bernuansa akhirat, dan nilainya lebih tinggi dari sekadar meminta dunia.

Tingkat tertinggi dari do’a adalah meminta rahmat dan ridha Allah. Inilah cita-cita tertinggi yang harus dimiliki seorang Muslim. Tentang hal ini, Imam Ibnu Athaillah dalam kitab Hikam mengungkapkan bahwa "sebaik-baik do’a yang harus engkau panjatkan kepada Allah, adalah apa-apa yang Allah perintahkan kepadamu".

Jadi, do’a terbaik yang harus kita panjatkan kepada Allah adalah do’a minta dikuatkan iman, do’a minta diberi ketaatan pada semua perintah dan larangan, serta istiqamah dalam pengabdian. Rasulullah SAW. mencontohkan sebaik-baik do’a, yaitu: Allahumma inni as'aluka ridhaaka wal jannah wa 'audzubika min sakhaathika wannaar. Artinya, "Ya Allah aku memohon kepada-Mu, ridha-Mu dan syurga; dan aku berlindung kepada-Mu dari murka-Mu dan api neraka".

Saat kita meminta ridha Allah, maka saat itu kita telah meminta hal paling berharga dalam hidup. Sebab, tidak ada gunanya harta, pangkat, jabatan, ketampanan, atau apa pun, bila Allah tidak ridha kepada kita. Bila Allah sudah ridha, maka semuanya akan jadi mudah. Dunia insya Allah akan kita dapatkan, dan akhirat pun akan kita rengkuh. Karena itu, daripada minta kecukupan, lebih baik kita minta tawakal; daripada minta nikmat, lebih baik kita minta syukur; daripada minta terlepas dari musibah, lebih baik minta sabar, dsb. Hal ini bukan berarti kita tidak boleh berdo’a. Silakan berdo’a apapun, selama tidak memohon kemaksiatan. Apa yang diungkapkan lebih menunjukkan skala prioritas.

Saudaraku, mumpung kita masih berada di bulan Ramadhan, berdo’alah sebanyak mungkin kepada Allah. Sebab Allah tidak akan menolak do’a orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan. Dan sebaik-baik do’a adalah meminta ridha dan kasih sayang Allah. Wallahu a'lam.
( KH Abdullah Gymnastiar )



Kalau ingin men-Donload artikel ini, gak usah Copy-Paste. Di bawah sendiri dari halaman ini ada kotak "Free Download Article & Documents" ,, kamu klik aja link itu. Karena Copy-Paste, sekarang itu sudah nggak jaman.

Next episode...... Next episode......

Sekilas Info Tafakur Alam

>> 


Alat Perlengkapan Diri :
1.Wajib bersepatu dan topi
2.Slayer
3.Tali temali pramuka
4.Autan / soffel / sejenisnya
5.Jas hujan yang bentuknya ponco (yang bisa digunakan untuk beberapa orang)
6.Celana non-Jeans,wajib. Disarankan memakai celana training.
Bagi akhwat dihimbau untuk memakai celana non-Jeans / training karena rute agak berat.
Bagi akhwat yang memakai jilbab besar bias dirangkap.
7.Kaos outbond
8.Obat – obat pribadi
9.Bekal selama perjalanan secukupnya
10.Sendok

Persiapan Fisik dan Rohani :
1.Lari kecil tiap pagi hari
2.Membaca Al – Qur’an tiap habis sholat minimal 3 ayat
3.Sholat dhuha
4.Hafalan surat Ar-ra’d ayat 2-3 beserta artinya.

Hal – hal yang perlu diperhatikan dan dilaksanakan selama kegiatan rihlah berlangsung

Mulai berangkat sampai dengan pulang…

  1. Senantiasa berdzikir dan menjaga niat
  2. Menjaga dan menutup aurat dengan rapi
  3. Menjaga lisan diri dari ucapan yang tidak baik

example : ghibah, berkata kotor, bercanda berlebih, dll.

  1. Menjaga pandangan dari sesuatu yang tidak halal
  2. Makan dan minum sambil duduk dan memakai tangan kanan
  3. Membuang sampah pada tempatnya
  4. Tidak boleh merokok, apalagi yang lebih berat, narkoba,miras, dll.
  5. Mencatat setiap hikmah yang didapatkan selama acara berlangsung
  6. saling menjaga, mengawasi dan mengingatkan


Himbauan :
~ Berhubung rute Tafakur Alam cukup berat, maka dihimbau untuk peserta tidak membawa peralatan tambahan yang memberatkan, selain yang telah disebutkan diatas.
~ Perjalanan 2 jam tapi tanpa outbond dan materi, rute ada tanjakan dengan kemiringan 75° dengan ketinggian 30 meter, menyeberangi sungai kecil.
~ Full outbond.
~ Bagi ikhwan dan akhwat (laki-laki dan perempuan) yang mempunyai penyakit berat, disarankan untuk tidak memaksakan diri ikut dalam kegiatan ini dikarenakan perjalanan sangat ekstrim dan rute cukup berat.

Bagi kamu yang suka dengan kegiatan yang menantang dan banyak rintangan JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN INI. IKUTILAH TAFAKUR ALAM INI HANYA DENGAN Rp18.000,00 ! ! !

Ayo daftarkan segera diri kamu di panitia Tafakur Alam SMAN 1 MAOSPATI !


* Keterangan lebih lanjut bisa menghubungi panitia Tafakur Alam SMA N 1 MAOSPATI.

Contact person :
Benny R (085735070472)

Frengky (085655704842)
Supported By :

Next episode...... Next episode......

Related Websites

Vistors

Locations of visitors to this page free counters

Blogger Blog Review at Blogged

Shout Box Comment

  © Roshid Theme by scenica.co.cc 2009

TOP  

skater